Minggu, 29 Juni 2014

MEMILIH JURUSAN YANG TEPAT ??





Hay Gan ? pada masih bingung yah dalam memilih jurusan yang tepat ?emang sih dlam memilih jurusan banyak yang masih bingung mau milih di jurusan mana,


Nah untuk sebagai refrensi buat teman" semua,kali ini saya akan sedikit membahas tips/cara yg tepat dalam memilih jurusan,yakni:


1. Mencari informasi secara detail mengenai jurusan yang diminati.
Sebelum memilih jurusan, hendaknya kita memiliki informasi yang luas dan detail. Misalnya, ilmu apa yang akan dipelajari serta apa saja mata kuliahnya. Perlu juga dicari tahu informasi tentang lokasi kampus, dosen, komunitas sosial di kampus, kegiatan tambahan kampus, biaya alternatif profesi kerja, kualitas alumninya, dsb.

2. Menyadari bahwa jurusan yang dipilih hanya merupakan salah satu tangga awal dari proses pencapaian karir.

Kita perlu tahu, jurusan yang dipilih tidak menjamin kesuksesan masa depan. Jangan mengira bahwa dengan kuliah di suatu jurusan maka hidup kita kelak pasti sukses seperti yang diiklankan.

3. Jurusan yang dipilih sebaiknya sesuai dengan kemampuan dan minat siswa.

Kesesuaian minat dan bakat dengan jurusan kuliah akan membuat siswa mampu bertahan dalam menghadapi kesulitan-kesulitan selama kuliah. Sebaliknya, jika tidak memiliki kemampuan dan minat dalam jurusan yang dipilih, motivasi belajar siswa bisa terpengaruh.

Misalnya, kita memiliki bakat dalam bidang teknologi, maka kita dapat memilih jurusan Teknik Informatika. Jika memiliki bakat dalam bidang musik, maka kita dapat memilih jurusan seni musik, Jangan sampai jika memiliki bakat di bidang manajemen tapi kita malah memilih jurusan Teknik Arsitektur.

4. Berpikiran jauh ke depan melihat konsekuensi dari setiap pilihan.

Apakah mampu menjaga komitmen dan konsekuensi kerja sebagai akibat dari pilihan itu? Di setiap pilihan pasti ada konsekuensi profesi. Jangan sampai ingin punya status tapi tidak ingin menjalani konsekuensinya. Jangan sampai ingin jadi dokter tapi melihat darah saja pingsan, ingin jadi tentara tapi takut berperang, ingin jadi guru tapi tidak penyabar/tidak senang disuruh menghadapi murid. Jadi, kalau sudah punya cita-cita, siapkan mental, fisik dan komitmen untuk mau belajar menghadapi tantangannya.

5. Jurusan yang dipilih sebaiknya sesuai dengan cita-cita.

Kita pasti memiliki cita-cita. Jika bercita-cita menjadi psikolog, maka sebaiknya memilih jurusan psikologi, bukan jurusan pendidikan teknik mesin. Begitu juga bila ingin jadi dokter, ya harus mengambil jurusan kedokteran.

Pelajari bidang studi yang mempunyai beberapa proses. Misalnya, jika ingin menjadi dokter bedah, maka terlebih dahulu harus menjalani kuliah di kedokteran umum.

6. Menyiapkan beberapa alternatif.

Seperti halnya orang bijak berkata, jika pintu satu tertutup, maka carilah pintu yang lainnya. Alangkah baiknya jika kita memiliki lebih dari satu alternatif untuk berjaga-jaga jika kita tidak masuk di pilihan pertama.

Pemilihan alternatif studi harus pun diupayakan yang masih sesuai dengan minat dan kemampuan, bukan karena pilihan yang paling besar kemungkinan diterima padahal tidak sesuai minat.


Kuliah merupakan jenjang penting bagi karier di masa depan. Jadi gunakanlah waktu yang ada untuk berpikir dalam mengambil pilihan untuk masa depan. Jangan pernah sia-siakan kesempatan yang ada. Karena kesempatan tidak pernah datang dua kali.

Tapi, jangan karena ingin cari "aman",  lantas mengambil jurusan yang peminatnya sedikit namun tidak sesuai dengan minat dan bakat. Kampus bukanlah tempat di mana kita bisa bermain-main lagi, cukuplah saat SD, SMP, dan SMA kita bermain-main. Pilihlah jurusan yang benar-benar sesuai dengan minat, bakat serta cita-cita yang diidamkan sehingga tidak ada penyesalan di kemudian hari.

Walaupun sudah tidak lagi berkesempatan masuk kampus negeri lewat jalur SNMPTN, tapi percayalah masih ada jalur SBMPTN/ujian tulis lainnya. Dan jangan lupa berdoa, dan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena apa pun yang terjadi dalam hidup ini, semua telah diatur oleh-Nya.



 Selamat Berjuang!

1 komentar: